Jumat, 22 November 2013

Apakah hewan mamalia juga mengalami menstruasi

Siang ini sepulang acara talkshow kesehatan "BPJS 2014" di kampus saya berdiskusi singkat dengan teman saya, Septa namanya. Kami berdiskusi tentang "apakah makhluk mamalia selain manusia (hewan) juga mengalami menstruasi?". Dia berpendeapat "tidak", tapi saya berpendapat "iya". Saya belum punya dasar kuat untuk berpendapat demikian, maka dari itu saya langsung browsing di google dan mencari faktanya. Dan saya menemukan sebuah artikel yang mematahkan pendapat saya. Berikut ini saya salin artikel beliau.


Apakah Semua Mamalia mengalami Menstruasi????
Seperti telah kita ketahui bersama, bahwa Manusia adalah Mamalia, kita mengalami Menstruasi.
Nah, nah, nah,... ini yang mau aku tanya,....
Apakah Semua Mamalia mengalami Menstruasi????

Jawabanya TIDAK. Hanya makhluk primata saja yang mengalami Menstruasi.
Siklus pada Mamalia itu ada 2, yaitu : 
1.                  Siklus dari ovarium : Siklus ini terjadi pada semua Mamalia, sedangkan
2.                  Siklus dari endometrium (Menstruasi) : Hanya terjadi pada makhluk Primata, seperti Manusia, Kera, Monyet, dll. Tapi sebagai pengganti siklus dari endometrium, untuk Mamalia Non PRimata adalah siklus ESTRUS.
Nah ini Penjelasannya: 
Siklus reproduksi pada makhluk hidup ada dua macam, siklus estrus dan siklus menstruasi. Siklus estrus terjadi pada mamalia non primata sedangkan siklus menstruasi terjadi pada hewan primata dan pada manusia. Perbedaan antara siklus estreus dan siklus menstruasi adalah:
1.Perubahan perilaku, pada siklus estrus terlihat adanya perubahan perilaku pada setiap tahapannya namun pada siklus menstruasi perubahan perilaku tidak terlalu terlihat.
2.External Bleeding, atau disebut juga dengan pendarahan keluar. Pada siklus menstruasi pendarahan keluar terjadi akibat adanya arteri spiral yang mengalami konstriksi bersamaan dengan luruhnya endometrium bagian (pars) fungsionalis. Pars basalis tidak meluruh dan permukaannya yang berbatasan pars fungsionalis akan diperbaiki pada fase reparasi, sehingga pars fungsionalis beserta arteri spiral akan utuh kembali. Pada fase estrus tidak terjadi pendarahan keluar karena tidak adanya arteri spiral jadi yang terjadi adalah adanya perobakan endometrium dan sel-sel yang sudah tidak dibutuhkan akan dimakan oleh sel-sel darah putih pada tubuhnya sendiri. Peluruhan sel endometrium ini disebabkan karena adanya pengurangan jumlah hormon progesteron yang dihasilkan oleh korpus leteum.
3.Waktu kawin, Pada hewan yang mengalami siklus estrue perkawinan hanya terjadi pada fase estrus saja sedangkan pada primata dan manusia yang mengalami siklus menstruasi perkawinan dapat terjadi kapan saja.
Pendarahan keluar atau dapat pula disebut dengan external bleeding dapat terjadi pada hewan non primata, namun volume darah yang dikeluarkan hanya sedikit tidak sebanyak pada primata dan manusia. Namun darah yang keluar ini seringkali disalahartikan sebagai menstruasi padahal faktor-faktor yang mempengaruhi hal ini berbeda dengan yang terjadi pada mamalia oleh karena itu pendarahan pada hewan mamlia ini disebut pula pseudomenstruasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah titer estrogen yang bersifat anabolik bukan dikarenakan adanya penurunan jumlah progesteron. Sejalan dengan pertumbuhan folikel yang sangat cepat, terjadi pengeluaran sel-sel darah yang menembus dinding pembuluh darah atau disebut juga diapedesis, sedangkan pada siklus menstruasi pendarahan keluar dikarenakan adanya peluruhan dari dinding endometrium. Contoh hewan yang mengalami pseudomenstruasi antara lain : anjing, kucing, kuda, dan sapi.



Semoga teman-teman yang lain yang punya kebingungan seperti saya bisa terjawab melalui 
artikel tersebut. Jika nanti saya sudah menemukan hasil penelitian atau pendapat ahli tentang 
hal tersebut pasti akan saya tambahkan di postingan ini. Namun jika kalian juga punya 
pendapat lain, silakan di-share di sini agar kita semua menjadi 'lebih' tahu :)
Reaksi:

2 komentar:

  1. haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaiiii runyyyy masih ingeeett dooong masak lupak :D
    pembahasannya ilmiah syekali inih hahhaha menarik menarik..
    .
    nah kaaaaaaaann jadi suka conaannn...yg movienya seru bingitzz lhooooo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha aku lupa kapan nulis ini :v
      Iyaa kak, duh aku jadi ketagihan nontonin film detektif gitu lho. Selain conan, aku juga nonton Sherlock Holmes, malah sekarang lagi nyusun draft novel yang temanya detektif gitu hahaha :D

      Hapus